You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Komisi A Usulkan BNNP Masuk Forkopimda Plus untuk Perangi Narkoba
photo Fakhrizal Fakhri - Beritajakarta.id

BNNP Diusulkan Masuk Forkopimda Plus Perkuat Sinergi Berantas Narkoba

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua mengusulkan agar Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta dilibatkan dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Plus guna memperkuat sinergi lintas sektoral dalam memberantas peredaran narkoba di ibu kota.

"Karena ini koordinasi,"

Menurut Inggard, pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan BNN. Keterlibatan berbagai unsur seperti kepolisian dan TNI diperlukan agar upaya pencegahan dan penindakan dapat berjalan lebih efektif.

"Kita ingin yang namanya BNNP ini bisa dimasukkan di dalam wadah Forkopimda Plus. Karena ini koordinasi, enggak mungkin yang namanya BNN sendiri memberantas," ujar Inggard ,dalam rapat kerja pembahasan Raperda APBD DKI Jakarta 2027, Selasa (3/11).

Pemprov DKI Dukung Polri Perangi Narkoba

Ia menegaskan, peredaran narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Selain menimbulkan ketergantungan, penyalahgunaan narkoba juga dapat memicu tindak kejahatan dan merusak kualitas generasi penerus bangsa.

"Kita tidak mau ini sampai menjalar lebih besar lagi, lebih banyak lagi pada generasi kita," tegasnya.

Selain memperkuat koordinasi, Inggard juga mengusulkan penyediaan kantor BNNP di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat sebagai pusat penerimaan laporan masyarakat terkait dugaan peredaran narkoba sekaligus memastikan setiap laporan dapat segera ditindaklanjuti.

Ia menjelaskan, kebutuhan tersebut bukan berupa posko yang ditempatkan di setiap wilayah rawan narkoba, melainkan kantor yang berfungsi mengoordinasikan laporan dan penanganan di lapangan.

"Kita tadi minta, untuk di Jakarta Barat dan di Jakarta Pusat harus diadakan kantor dalam rangka menerima report-report itu supaya ditindaklanjuti. Bukan poskonya ditaruh di tempat situ," imbuhnya.

Untuk mendukung deteksi dini, Inggard juga meminta peran kelurahan, RT/RW, serta Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dioptimalkan sebagai jaringan pengawasan di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, unsur kewilayahan tersebut dapat menjadi sumber informasi awal apabila menemukan indikasi peredaran narkoba.

"Karena enggak mungkin yang namanya BNN sendiri memberantas, tapi itu (lintas sektoral). Jadi semuanya bisa terlaksana dengan baik," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye7163 personDessy Suciati
  2. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye4856 personAnita Karyati
  3. Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

    access_time02-11-2026 remove_red_eye3169 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye2591 personDessy Suciati
  5. Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

    access_time29-10-2026 remove_red_eye1855 personFakhrizal Fakhri